Select Page

Cara Membuat Makalah yang Benar dan Baik

Cara Membuat Makalah yang Benar dan Baik

Membuat Makalah

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata makalah? Kata tersebut kerap kali kita dengar dalam dunia pendidikan yang kadang dijadikan oleh guru sebagai salah satu bentuk tugas kepada siswa. Pada dasarnya terdapat banyak macam makalah, ada makalah penelitian ilmiah, makalah kerja, makalah analisis, makalah kajian, makalah posisi dan makalah tanggapan.

Makalah merupakan bagian dari tulisan akademis yang berkaitan dengan topik tertentu, yang secara garis besar sistematikanya terdiri atas pendahuluan, isi, dan penutup. Untuk menyusun makalah dengan baik dan benar, maka terdapat cara atau langkah-langkah yang harus diikuti dalam menulis makalah. Artikel ini akan mengulas tentang pedoman pembuatan makalah yang benar dan baik.

Makalah

Secara umum makalah yaitu salah satu pengertian karya ilmiah yang bersifat tersetruktur dengan pembahasan permasalahan tertentu berdasarkan hasil kajian teori atau kajian lapangan. Pada umumnya penulisan makalah bertujuan untuk memenuhi tugas tertentu seperti tugas akademik maupun tugas non-akademik.

Pengertian Makalah

Pengertian makalah berdasarkan definisi dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) yaitu sebuah karya tulis disebut makalah jika memenuhi beberapa syarat berikut;

  • Makalah merupakan pemikiran sendiri, belum pernah dipublikasikan
  • Mengandung unsur kekinian
  • Bersifat ilmiah.

Untuk membedakannya dengan tulisan ilmiah lainnya, makalah memiliki beberapa ciri atau karakteristik, diantaranya yaitu:

  • Isi makalah dapat berupa kajian literatur atau laporan suatu kegiatan di lapangan yang sesuai dengan pokok bahasan suatu mata pelajaran atau mata kuliah tertentu.
  • Isi makalah mendemonstrasikan pemahaman si pemakalah tentang suatu permasalahan teoritik yang kemudian dikaji dengan menerapkan prosedur, teori, dan prinsip yang berhubungan dengan mata kuliah atau mata pelajaran.
  • Makalah menggambarkan kemampuan si pemakalah dalam meramu berbagai teori dan informasi menjadi satu kesatuan yang utuh. Sehingga makalah harus benar-benar disusun dengan sempurna oleh si pemakalah dengan memperhatikan EYD, tata bahasa, etika menulis, etika mengutip serta cara menyimpulkan gagasan.
  • Makalah mempunyai sistematika yang paten.

Pengertian Makalah Menurut Para Ahli

Adapun definisi makalah menurut para ahli, anatara lain:

Drs. S. Imam Asy’ari

Makalah yaitu naskah semester, biasanya paper dituntut oleh seorang dosen atas mata kuliahnya apabila semester akan berlangsung atau kuliah akan berakhir. Karanga berbentuk makalah tidak begitu panjang mungkin 10-15 halaman ukuran folio.

Muhamad Ali

Makalah dapat diartikan sebagai karya tulis ilmiah yang pembahasannya difokuskan pada suatu masalah tertentu. Penulisan makalah biasanya berhubungan dengan suatu mata kuliah atau bidang spesialisi tertentu.

Siswoyo Harjodipuro

Makalah dapat diartikan sebagai suatu karya tulis, baik yang ditulis oleh para mahasiswa sebagai pemenuhan tugas mata kuliah maupun yang ditulis oleh para sarjana sebagai hasil studi atau penyelidikan.

Cara Membuat Makalah

Berikut ini tips-tips yang dapat dilakukukan dalam menyusun sebuah makalah, diantaranya yaitu:

Tentukan Topik Makalah

Pilihlah topik yang menarik dan menantang Anda. Sikap Anda terhadap topik ini dapat menentukan jumlah usaha dan antusiasme Anda dalam menulis makalah.

Seringkali, makalah yang dibuat untuk tugas di kelas, topiknya sudah ditentukan oleh guru. Sehingga perlu bagi Anda untuk meninjau lembar dan rubrik tugas tersebut, agar makalah yang Anda tulis memenuhi persyaratan guru Anda, yaitu sesuai topik.

Pelajari topik yang sudah Anda pilih

Pelajari tentang topik yang akan Anda kembangkan dan cobalah untuk membentuk ide Anda sendiri tentang hal itu. Buat catatan ketika Anda menemukan poin-poin yang menarik dari topik tersebut.

Anda bisa memanfaatkan beragam referensi untuk mendukung topik Anda, misalnya referensi dari internet yang dapat berupa jurnal online, e-book, maupun referensi dari buku, dan berbagai basis data akademis untuk menemukan sumber primer dan sekunder yang solid.

Buatlah outline (garis besar) makalah

Garis besar suatu makalah ada yang bersifat formal atau informal. Garis besar informal akan membantu Anda dalam meletakkan dan mengatur ide-ide mereka. Ini memungkinkan masih terjadi revisi, penambahan dan pembatalan, tanpa terlalu memperhatikan bentuk karena garis besar pertama masih bersifat tentative. Ini membantu Anda untuk membuat poin kunci yang jelas dan mengaturnya.

Semua poin dari garis besar makalah harus berhubungan dengan topik utama yang akan Anda kembangkan. Garis besar formal berupa angka dan huruf yang digunakan untuk menyusun topik dan subtopik. Huruf dan angka yang sama harus ditempatkan langsung di bawah satu sama lain.

Tujuan dari garis besar adalah untuk membantu Anda memikirkan topik Anda dengan hati-hati dan mengaturnya secara logis sebelum Anda mulai menulis. Garis besar yang baik adalah langkah paling penting dalam menulis makalah yang baik.

Periksa garis besar Anda untuk memastikan bahwa titik-titik tersebut menutupi alur secara logis dari satu titik ke titik lainnya. Sertakan dalam garis besar Anda sebuah pendahuluan, isi, dan kesimpulan.

Kelola catatan atau poin-poin yang telah Anda tuliskan

Atur semua informasi yang Anda kumpulkan sesuai dengan garis besar Anda. Menggunakan sumber terbaik yang tersedia, periksa keakuratan dan verifikasi bahwa informasinya faktual, terkini, dan benar. Pandangan yang berlawanan juga harus diperhatikan jika mereka membantu mendukung makalah Anda.

Ini adalah tahap paling penting dalam menulis makalah penelitian. Di sini Anda akan menganalisis, mensintesis, menyortir, dan mencerna informasi yang telah Anda kumpulkan dan mempelajari sesuatu tentang topik Anda. 

Aturlah format kertas yang akan Anda gunakan

Hal ini perlu dilakukan sebelum menuliskan makalah. Meski sepele tapi format makalah yang tidak tepat akan mengakibatkan makalah Anda dicoret-coret oleh guru atau dosen.  Adapun format dalam membuat makalah yaitu:

  1. Sampul makalah menggunakan Kertas Buffalo (boleh berwarna)
  2. Isi makalah menggunakan Kertas A4
  3. Model hurufnya adalah Times New Roman
  4. Ukuran hurufnya 12
  5. Jarak spasi : 1,5
  6. Margin Atas 4 cm, Bawah 3 cm, Kanan 3 cm, dan Kiri 4 cm

Pilihlah bahasa yang baku dan sesuai EYD

Ketika menulis sebuah makalah, Anda perlu memperhatikan mengenai penulisan serta bahasa yang digunakan. Bahasa yang digunakan dalam makalah biasanya bahasa yang baku atau sesuai ejaan yang disempurnakan (EYD). Sedangkan untuk makalah yang cakupannya internasional harus menggunakan Bahasa Inggris agar dapat diterima juga secara internasional.

Pemilihan bahasa dalam penulisan makalah turut menentukan bobot kualitas dari makalah yang Anda tulis. Tujuan pemilihan kata yang baik dan benar adalah agar pembaca mampu memahami maksud yang ingin Anda sampaikan dalam makalah, serta menghindari kemungkinan adanya salah tafsir atau minim pemahaman terhadap esensi makalah Anda.

Oleh karena itu, pemilihan kata harus baku atau ilmiah serta tepat sasaran, tidak bertele-tele namun tetap informatif, dan disertai contoh contoh yang konkret sehingga memudahkan pembaca untuk memahaminya.

Buatlah Sampul/Cover Makalah

Sampul makalah memuat judul serta nama penulis, logo lembaga/institusi, tempat dan tahun terbit. Nama penulis ditulis secara lengkap tanpa disingkat serta tanpa menyebutkan gelar. Alamat penulis merujuk pada nama instansi atau lembaga tempat penulis bekerja atau menempuh jenjang studi (universitas). Tahun terbit ialah tahun penulisan makalah selesai.

Buatlah Abstrak

Menulis abstrak bisa berisi ringkasan atau bahasan pokok dari makalah, tujuan penelitian, metode penelitian, hipotesa, serta sedikit rangkuman hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian yang dilakukan. Penulisan abstrak menyesuaikan pada tujuan dan sasaran Anda membuat makalah Anda tersebut.

Pada abstrak terdapat kata kunci yang tidak lebih dari 3 sampai 5 kata, dan penempatannya di bawah penulisan abstrak. Kata kunci merangkum apa yang tertulis di dalam abstrak serta makalah penelitian Anda.

Buatlah daftar isi

Daftar isi merupakan elemen terpenting dalam sebuah karya ilmiah, termasuk makalah, karena daftar isi memuat informasi halaman dari isi makalah. Tiap bab dan sub-bab dalam makalah diberikan keterangan halaman agar memudahkan pembaca menemukan bahan yang akan dibaca. Termasuk memuat daftar gambar dan daftar tabel (jika ada).

Tulislah Kata Pengantar

Kata pengantar berisi keseluruhan esensi makalah tapi bersifat umum. tujuannya adalah agar pembaca mempunyai pandangan umum arah dari penelitian dalam makalah Anda tersebut.

Bagian ini juga berisi ucapan syukur kepada Tuhan YME, serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dan membantu proses penyelesaian makalah.

Pada bagian akhir kata pengantar, penulis biasanya menyampaiakan harapan penulisan makalah tersebut, manfaat bagi pembaca, dan bersedia menerima masukan berupa kritik dan saran dari pembaca.

Tulislah Bagian Pendahuluan

Pendahuluan adalah bahasan awal topik penelitian di dalam makalah yang disusun oleh dan dari sudut pandang penulis. Tidak perlu menuliskan pendahuluan secara luas, cukup cakupan luarnya saja asalkan sudah mencakup esensi umum dari makalah Anda.

Pendahuluan bisa dijelaskan secara umum dan singkat tapi tujuan dan maknanya jelas, serta bis menjelaskan pokok permasalahan yang awal ingin Anda kaji dalam makalah Anda.

Pendahuluan mencakup bagian-bagian penting dalam makalah. Tiga poin utama yang menjadi sub-bab pendahuluan yaitu Latar Belakang, Rumusan Masalah, dan Tujuan Pembahasan.

Latar Belakang

Latar belakang secara umum berisi permasalahan yang ditemukan, serta mengapa masalah tersebut perlu untuk diteliti kemudian di analisa dalam sebuah makalah. Latar belakang harus ditulis secara jelas dengan penjelasan yang umum dan mudah dimengerti.

Latar belakang juga berisikan fakta-fakta, data-data, temuan penelitian sebelumnya, dan referensi yang penulis temukan, yaitu alasan yang membuat peneliti ingin meneliti hal tersebut.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah berisikan pokok-pokok permasalahan yang ditemukan. Rumusan masalah biasanya sangat singkat dan padat, tidak lebih dari satu paragraf serta berisi poin-poin pertanyaan atau masalah yang akan diteliti. Poin pertanyaan biasanya antara 2 sampai 3 pertanyaan.

Penulisan rumusan masalah bertujuan untuk menunjukkan alasan dari dilakukannya penelitian dalam makalah tersebut. Fungsinya yaitu sebagai pedoman atau penentu arah penelitian, penentu metode dan teori yang akan diambil untuk digabungkan sebagai landasan teori dalam penelitian, serta memudahkan peneliti untuk menentukan sampel dan definisi populasi penelitian.

Tujuan

Tujuan dapat dibagi menjadi dua, yaitu tujuan fungsional dan tujuan individual. Tujuan fungsional ditujukan kepada instansi yang terkena imbas dari hasil penelitian makalah yang Anda buat. Sedangkan tujuan individual lebih mengarah kepada individu, yaitu menambah ilmu pengetahuan, pengenalan, serta pengalaman baru terhadap kajian yang belum diteliti sebelumnya. Manfaat bagi penulis itu sendiri menambah kaidah wawasan penulis.

Pembahasan

Pembahasan berisi uraian tentang pokok dari topik makalah. Bagian ini menjelaskan tentang permasalahan, penelitian yang dilakukan, metode penelitian, tempat penelitian, sasaran penelitian, serta penjabaran hasil data-data yang diperoleh di lapangan.

Pembahasan juga menjelaskan tentang definisi dan landasan teori, ulasan materi, penyelesaian masalah, serta solusi atau hasil penelitian.

Penutup

Isi dari bagian ini adalah harapan penulis kepada pembaca yaitu berharap agar penelitian tersebut bermanfaat kepada pembaca. Selain itu, penulis memberikan kesan dan pesan serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung penulis atas kontribusi nya untuk menyelesaikan makalah penelitian.

Penutup juga berisi kekurangan serta kelebihan dalam penulisan makalah penelitian. Pada makalah biasanya penutup berisi tentang kesimpulan dan saran.

Kesimpulan

Kesimpulan adalah penjabaran dari hasil penelitian yang diperoleh. Hasil penelitian didapatkan berdasarkan rumusan masalah yang kemudian dianalisis menggunakan teori dan metode penelitian yang dilakukan, sehingga diperoleh kesimpulan penelitian.

Kesimpulan dapat sesuai dan juga dapat tidak sesuai dengan hipotesa awal, sehingga memunculkan sebuah kesimpulan baru dari rumusan masalah yang telah dijabarkan sebelumnya.

Saran

Saran ditujukan penulis kepada pembaca. Saran tersebut diperoleh berdasarkan kesimpulan penelitian untuk lebih dikembangkan kembali, ditindaklanjuti, maupun diterapkan. Bagian saran isinya adalah manfaat penelitian bagi pembaca berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, serta harapan agar dilaksanakan atau diterapkan oleh pembaca.

Daftar Pustaka

Daftar pustaka merupakan daftar referensi-referensi yang digunakan dalam penyusunan makalah. Daftar pustaka yang digunakan paling sedikit 25 referensi, bisa dari jurnal, maupun buku. Penyusunan daftar pustaka harus sistematis serta diurutkan secara sistematis berdasarkan abjad/alfabetis menurut nama pengarang.

Lampiran Makalah

Lampiran merupakan dokumen tambahkan dalam makalah untuk melengkapi dokumen utama. Lampiran berfungsi sebagai data pelangkap untuk mendukung atau menguatkan gagasan dalam makalah.

Lampiran makalah bisa berbentuk teks, dokumen pendukung, hasil survey, kuitansi, kliping, gambar/foto, grafik atau tabel. Lampiran terlampau terlalu panjang jika diletakkan di dalam makalah. Oleh karena itu, peletakannya di akhir (di lampiran), setelah daftar pustaka. Dalam makalah lampiran bersifat opsional, boleh ada dan boleh juga tidak ada.

Nah, itulah rangkaian tulisan yang dijelaskan oleh ArenaLomba tentang pengertian makalah menurut para ahli, cara membuat makalah, serta syarat dan ciri-cirinya. Semoga ulasan ini memberikan arti bagi segenap pembaca yang sedang mencari referensinya. Trimakasih,

About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Us

Twitter

/* Fetch any embeddable Twitter object from the OEmbed API */ let oembedResponse = await fetch(new Request('https://publish.twitter.com/oembed?url=https://twitter.com/jack/status/20')); let oembedTweet = oembedResponse.json();
shares