Select Page

Cara Menulis Essay

Cara Menulis Essay

Cara Menulis Essay

Esai atau kerap ditulis essay merupakan sebuah karya tulis atau karangan non fiksi  mengenai penjelasan pendapat penulisnya tentang  sebuah masalah. Essay dapat menuliskannya dengan bebas karena memaparkan pendapat pribadi penulisnya.

Menulis Essai

Sebetulnya essay merupakan karya tulis yang cukup popular di kalangan pelajar dan mahasiswa karena sering terdapat lomba essay, juga karena essay sering dipublikasikan. Oleh karenanya tema essay biasanya lebih ilmiah dibandingkan dengan karya tulis yang lain seperti prosa.

Langkah Menulis Essay

Penulisan essay dengan tema tertentu seringkali dilombakan. Peminatnya pun cukup banyak. Namun demikian tidak semua peserta penulis essay ini merupakan orang yang sanggup membuat essay dengan baik. Diperlukan keahlian dan ‘trik’ khusus untuk membuat tulisan esai yang baik. Berikut ini adalah beberapa langkah untuk membuat esai yang menarik dan bermutu.

Menentukan tujuan penulisan

Dalam sebuah penulisan karya tulis, kita tentunya perlu menentukan apa yang kita inginkan di balik penulisan kita tersebut. Misalnya saat kita menulis essay supaya dapat diterbitkan di media, tentunya kita menginginkan essay kita dapat diterima di media dan mendapatkan respon yang baik dari pembaca.

Nah apabila tujuan kita menulis essay adalah untuk memenangkan sebuah kompetisi menulis essay, kita perlu membuat juri terkesan dengan tulisan kita. Nah untuknya diperlukan racikan kata yang cerdas dan hal- hal lain yang mendukung penulisan kita.

Selain itu tentu saja tujuan kita menulis adalah untuk membuat orang terpersuasi atau terpengaruh oleh apa yang kita tuliskan. Kita sekaligus dapat memperkaya pengetahuan pembaca. Apabila tujuan penulisan ini sudah kita tentukan, kita akan lebih mudah dalam menjalani langkah berikutnya dalam menulis essay.

Mencari tema atau topik

Setelah tujuan penulisan sudah kita temukan, langkah selanjutnya adalah mencari tema untuk kita kembangkan menjadi tulisan yang utuh. Sebaiknya buatlah tema yang spesifik sehingga essay kita menjadi focus dan tidak melebar kemana- mana. Hal ini juga nantinya akan memudahkan kita dalam mencari pustaka yang relevan. Tulisan pun nantinya akan lebih padat dan kaya informasi.

Mencari pustaka atau referensi sebanyak mungkin

Dengan banyak membaca pustaka yang relevan, nantinya akan lebih mudah bagi kita untuk mengembangkan tulisan kita. Sebab jika kita telah banyak membaca referensi yang sesuai dengan tema kita, pengetahuan kita mengenai hal yang akan kita tulis menjadi lebih banyak.

Pustaka yang kita cari dapat melalui berbagai sumber yang memuat lebih banyak informasi mengenai hal yang kita tulis. Pustaka dapat didapat melalui textbook yang biasanya bersifat kontekstual, dari jurnal, artikel atau pun essay dengan tema yang sama dapat menjadi pertimbangan kita dalam menulis essay.

Lebih baik kita lakukan eksperimen terlebih dahulu

Jika kita memiliki cukup waktu kita dapat melakukan percobaan terlebih dahulu mengenai hal itu. Tentu saja hal yang kita praktikkan akan lebih kita pahami daripada yang sekadar kita baca dari pustaka. Selain itu pembaca akan lebih percaya apabila kita telah melakukan riset sebelumnya mengenai hal tersebut.

Namun demikian, melakukan eksperimen bukan lah hal yang mutlak untuk dilakukan. Apabila waktu dan kondisi tidak memungkinkan untuk melakukannya, penulisan dengan studi pustaka pun dapat dilakukan. Banyak juga essay yang tidak disertai dengan riset terlebih dahulu. Yang terpenting, kita tetap harus dapat membuat essay yang logis.

Menyusun judul yang menarik

Seperti karya tulis yang lainnya, judul menjadi elemen yang penting di dalam penulisan essay sebab hal ini yang akan dibaca dan diperhatikan oleh pembaca. Judul akan menentukan apakah pembaca akan berlanjut membaca karya kita atau tidak. Untuk itu diperlukan sebuah racikan judul yang cerdas supaya pembaca tertarik untuk membaca.

Sekadar tips, buatlah judul yang yang jelas namun membuat pembaca penasaran. Usahakan judul di dalam essay tidak lebih dari sepuluh kata, namun jangan juga terlalu singkat. Untuk essay, judul yang terdiri dari enam hingga delapan kata rasanya sudah pas.

Membuat kerangka essay sebelum mulai menulis

Untuk memudahkan kita dalam menulis essay, membuat kerangka essay terlebih dahulu dapat diterapkan. Kita dapat membuat bagian- bagian essay terlebih dahulu . Langkah selanjutnya bagian tersebut dapat kita kembangkan menjadi satu alinea yang utuh.

Secara umum essay terdiri dari tiga bagian utama yaitu pembukaan, isi dan penutup. Pembukaan berisi mengenai latar belakang masalah dan rumusan masalah. Isi masalah ini tentang pemaparan masalah secara lebih luas, dapat dituliskan dengan ilustrasi dan dapat dituliskan melalui data yang empiris. Lalu solusi yang kita tawarkan untuk mengatasi hal tersebut. Penutup berisi mengenai kesimpulan dari pemaparan diatasnya.

Membuat kesimpulan yang cerdas

Kesimpulan yang baik adalah kesimpulan yang singkat namun dapat diingat dengan baik oleh pembacanya. Kesimpulan menjadi kesan terakhir pembaca yang membaca karya kita, sehingga perlu kita perhatikan dalam proses penulisan.

Kesimpulan sebaiknya dibuat dengan fokus tentang identifikasi masalah dan solusi yang diberikan. Jangan buat kesimpulan yang ‘menggantung’ atau menyuruh pembaca untuk menyimpulkan sendiri. Ingatl;ah bahwa essay adalah karangan ilmiah non fiksi.

Perhatikan faktor kebahasaan

Jangan lupakan ejaan, tanda baca, dan hal- hal yang berkaitan dengan Bahasa yang kita gunakan. Hal ini bisa saja tidak menjadi sebuah hal yang penting  karena tidak mengganggu substansi tetapi tentu saja dapat meresahkan pembaca. Apalagi jika pembaca merupakan kalangan akademisi yang sudah terbiasa membaca karangan sejenis. Maka dari itu penting bagi kita untuk menguasai pengetahuan tentang kebahasaaan sebelum melakukan penulisa.

Jangan plagiat

Kegiatan mencontoh karya orang lain tanpa mencantumkan sumber sebagaimana mestinya merupakan kegiatan plagiarism. Saat ini peraturan mengenai plagiarism sudah ‘lumayan’ dipedulikan di Indonesia sehingga sudah sepatutnya kita menghindari untuk mencatut karya orang lain.

Sertakan dengan bukti yang mendukung

Dalam penulisan substansi di bagian isi, bukti yang mendukung diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan pembaca mengenai tulisan kita. Sebagaimana yang dipaparkan di poin awal, tujuan kita menulis adalah untuk membuat pembaca ‘percaya’ dengan tulisan kita.

Bukti yang dipaparkan ini dapat berupa data, hasil penelitian yang sudah dilakukan, hasil wawancara dan lain- lain. Namun jangan lupakan untuk memvalidasi bukti tersebut. Jangan sampai kita mencantumkan sumber yang kurang valid untuk mengajukan bukti dalam tulisan kita.

Minta orang lain untuk membaca ulang karya kita

Mungkin kita telah merasa bahwa tulisan kita sudah yang terbaik, namun hal ini terkadang berbeda dengan orang lain. Diskusikan dengan orang lain mengenai hal tersebut untuk membuat tulisan kita lebih baik. Ingat bahwa tulisan kita nantinya akan dibaca oleh banyak orang yang bukan hanya kita.

Jangan menulis dengan terburu- buru

Segala hal yang kita lakukan dengan tergesa- gesa tentu akan membuat hal tersebut tidak maksimal. Banyak kekeliruan terjadi akibat kita yang terlalu cepat mengerjakan hingga tidak teliti. Menghindari human error dapat dilakukan dengan menulis dalam kondisi santai dan tidak terburu waktu. Oleh sebab itu, menulislah jauh- jauh hari sebelum deadline.

Memperbanyak perbendaharaan kosakata

Memperbanyak kosa kata akan membuat tulisan kita lebih enak dibaca karena tidak membosankan atau monoton. Cara memperbanyak kosa kata yang sangat mudah diterapkan adalah banyak- banyaklah membaca. Sudah pasti orang yang pandai menulis pastilah juga orang yang gemar membaca.

Perhatikan sudut pandang yang anda gunakan

Essay yang baik adalah essay yang tidak memakai kata ganti baik orang pertama (aku, saya) dan  orang kedua (kamu, anda). Sudut pandang yang biasanya digunakan adalah sudut pandang orang ketiga. Sebaiknya kita perlu menghindari penggunaan kata ganti, sebaiknya objek diterangkan sedetail mungkin tanpa perlu kata ganti.

Terbuka dengan opini yang berlawanan

Essay secara umum memuat pandangan kita mengenai sebuah hal. Namun hal ini tidak lantas membuat gagasan kita adalah yang paling benar. Kita tetap perlu terbuka dengan gagasan lain yang bisa saja bertentangan untuk memperkaya pengetahuan kita dan melatih daya analisis serta argumentasi kita mengenai suatu hal.

Yang perlu kita ketahui adalah bahwa essay merupakan opini pribadi kita, yang tidak masalah apabila ada pihak lain yang kurang setuju. Tetaplah berpikiran positif sebagai penulis pemula dan jangan Lelah untuk selalu belajar.

Demikian tadi langkah terbaik dalam proses membuat essai untuk mahasiswa, pelajar, ataupun masyarakat pada umumnya. Semoga tulisan yang kami berikan ini dapat menginspirasi bagi segenap teman- teman pembaca yang sedang membutuhkannya.

About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Us

Twitter

/* Fetch any embeddable Twitter object from the OEmbed API */ let oembedResponse = await fetch(new Request('https://publish.twitter.com/oembed?url=https://twitter.com/jack/status/20')); let oembedTweet = oembedResponse.json();
shares