Provinsi Nusa Tenggara Barat

NTB merupakan salah satu provinsi yang letaknya berada di tenggara Indonesia dengan dua pulau utamanya: Lombok dan Sumbawa. Kedua pulau yang ada di provinsi tersebut membuat NTB menjadi salah satu provinsi destinasi pariwisata yang tersohor di Negeri ini. Pada kesempatan kali ini artikel akan menjelaskan tentang Provinsi NTB sejarah, profil, letak geografis, dan budayanya.

Sejarah Provinsi Nusa Tenggara Barat

Menurut Babad Lombok, kerajaan tertua di Lombok yaitu bernama Kerajaan Laeq. Sumber lain menyatakan, kerajaan tertua di Lombok ialah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dapat di pimpin oleh yaitu Raja Betara Indera, sebagaimana disebutkan dalam Babad Suwung. Sesudah Kerajaan Suwung ada kerajaan Lombok. Pada abad 9 hingga 11 yang berdiri Kerajaan Sasak dan berakhir sesudah ditaklukkan satu kerajaan yang sudah ada di Bali saat itu.

Selain itu, kerajaan yang pernah berdiri di pulau Lombok ada Pejanggik, Langko, Bayan, Sokong Samarkaton serta Selaparang, yang biasa disebut terakhir selama dua periode ialah Selaparang periode Hindu/Pra -Islam dari abad 13 yang sudah berakhir yaitu dengan kedatangan ekspedisi Kerajaan Majapahit pada tahun 1357. Serta Selaparang periode Islam yang muncul pada sekitar abad 16 dan berakhir 1740 M sesudah ditaklukkan oleh yaitu pasukan gabungan Kerajaan Karang Asem, Bali serta Banjar Getas.

Kerajaan-kerajaan di Sumbawa bagian timur dapat dimaksud ialah Kerajaan Bima, Sanggar dan Dompu. Sementara itu Sumbawa bagian Barat Kerajaan Utan Kadali, Seran dan Taliwang, sebagaimana disebut di dalam kitab Negarakertagama. Berkembangnya agama Islam dan munculnya kerajaan-kerajaan yang bersendikan agama sudah mempercepat proses runtuhnya Kerajaan Majapahit.

Profil Provinsi Nusa Tenggara Barat

Berdiri                                     : 14-08-1958
Dasar Hukum                          : UU.No.64/1968

Letak                                       : Kepulauan Nusa Tenggara ( 8ºLS-10ºLS serta 115º-120ºBT )

Tanda Plat Nomor Kendaraan : DR, dan EA

Luas Wilayah                          : 20.153,15 km²

Bandar Udara                         : Selaparang

Pelabuhan Laut                       : Ampenan/Mataram

Perguruan Tinggi Negeri         : Universitas Mataram

Makanan Khas Daerah            : Gecak Sape, dan Ayam Taliwang

Obyek Wisata                         : Istana Sultan Bima, Gili Meno, Pusa Lingsar, Suranadi, Pulau Moyo, Danau Lebok Taliwang, Senggigi, Batu Bolong, Gunung Pengsong, Dalam Loka Taman Maruya, serta Gunung Tambora, dan Liang Petang

Peninggalan Sejarah                 : Pura Meru, peninggalan Kerajaan Singosari dibangun oleh Anak Agung Gede Karang pada tahun 1720 masehi, Dalam Loka, bekas Keraton Sumbawa, Istana Sultan Bima, serta peninggalan dari Kesultanan Bima

Industri dan Pertambangan     : Emas, Perak, serta Mangan

Geografis Provinsi Nusa Tenggara Barat

Provinsi Nusa Tenggara Barat terdiri atas dua pulau besar ialah Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa dengan luas wilayah total sebanyak  20.153,15 km2. Pulau Lombok mempunyai dataran seluas yaitu 4.738,70 km2 (23,51%) serta Pulau Sumbawa mempunyai  luas dataran sebesar yaitu 15.414,37 km2 (76,49%).

Ada juga dua pulau besar, provinsi ini juga terdapat beberapa pulau-pulau kecil lainnya. Secara astronomi, Provinsi NTB dapat terletak diantara 115° 46′ hingga 119° 5′ Bujur Timur dan 8° 10′ hingga 9° 5′ Lintang Selatan. Secara geografis wilayah ini dapat berada disebelah utara juga berbatasan dengan Laut Jawa dan Laut Flores serta di bagian sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia.

Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat

  1. Rumah Adat

Salah satu contoh rumah adat Nusa Tenggara Barat biasa disebut Istana Sultan Sambawa. Istana tersebut yaitu bertingkat tiga. Lantai bawah atau pertama ialah tempat pengawalan. Bila ada upacara, maka para pengawal dapat berbaris didepan tangga, sesuai urutan pangkatnya. Anak tangga untuk menandakan urutan pangkat tersebut.

Lantai kedua ialah tempat kediaman Sultan serta Permaisuri. Pada bagian disebalah kanan berhapan dengan kamar Sultan ialah tempat pangeran pangeran. Sedangkan lantai tiga dapat disediakan untuk para putri serta keluarga lainnya dari Sultan.

  1. Pakaian Adat

Pakaian adat pria Lombok dapat berupa tutup kepala dengan baju yang berlengan panjang, kain sarung sebatas dengkul serta kain sarung yang ditenun. Sedangakan wanitanya dapat memakai kebaya panjang dengan kain songket. Perhiasannya yang dapat dipakai ialah hiasan bunga dikepala, anting anting, kalung bersusun, pending, serta gelang. Pakaian adat pria Sumbawa dapat berupa tutup kepala,baju jas tutup, kain songket serta kain tenun yang melingkar dipinggang. Wanitanya dapat memakai model baju bodo, dan kain songket. Perhiasan yang dapat dipakai berupa hiasan bunga dikepala, kalung bersusun, pending, serta gelang tangan.

  1. Tari tarian Daerah Nusa Tenggara Barat

 

  1. Tari Mpaa Lenggogo, yaitu sebuah tarian guna menyambut kehadiran Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Tari ini juga paling sering dipertunjukkan pada upacara upacara perkawinan atau upacara khinatan keluarga raja.
  2. Tari Batu Nganga, yaitu sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat. Mengisahkan mengenai kecintaan rakyat terhadap putri raja yang mesuk kedalam batu.
  3. Tari Gora (Gogo Rancah), yaitu tarian yang menggambarkan keceriaan serta kegembiraan para petani yang dengan semangat menanam padi.

 

  1. Senjata Tradisional

Di NTB, senjata tradisional ialah keris. Ada berbagai jenis keris, contohnya sampari serta sondi. Di Lombok, sondi yaitu bernama grantin. Keris adalah benda pusaka yang diperoleh secara turun temurun. Dapat Dipakai pada saat upacara upacara adat, juga pada saat upacara keagaaman, seperti yaitu Maulid Nabi Muhammad SAW, Idut Fitri, Idul Adha serta pada waktu menerima tamu negara.

  1. Suku

Suku serta marga yang terdapat didaerah Nusa Tenggara Barat adalah Sasak, Bali, Sumbawa, dan Bima. Suku merupakan hal yang penting untuk dapat dengan mudah mengenal suatu keluarga beserta turunannya. Untuk itu pengenalan suku dalam tiap daerah penting.

  1. Bahasa Daerah

Bahasa ialah suatu cara untuk mempermudah dalam komunikasi antar individu, sehingga suatu hal bisa dibicarakan. Kemudian bahasa dibagi menjadi berbagai macam dan salah satunya yaitu bahasa daerah. Bahasa daerah yang digunakan pada Bahasa Daerah Sumbawa, Sasak, dan lain lain.

  1. Lagu Daerah

Pada suatu daerah memiliki lagu daerahnya. Mempermudah dalam pengenalan masing masing provinsi yang ada Indonesia dengan adanya lagu daerah. Adapun Lagu Daerah Orlen orlen.

Demikianlah artikel yang dapat dibagikan kepada segenap pembaca mengenai informasi provinsi Nusa Tenggara Barat. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kepada segenap pembaca dan dapat menjadi rujukan Informasi tentang materi yang terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here