Select Page

Pengertian Variabel Penelitian, Jenis, Cara Membuat, dan Contohnya

Pengertian Variabel Penelitian, Jenis, Cara Membuat, dan Contohnya

Variabel Penelitian Adalah

Sebagai peneliti, tentunya perlu untuk melakukan penelitian atau eksperimen. Dalam penelitian tersebut kita akan melakukan sesuatu dan kemudian melihat apa yang terjadi pada objek yang kita teliti. Titik awal dalam melakukan sebuah penelitian adalah mengidentifikasi variabel penelitian. Suatu variabel didefinisikan sebagai sesuatu yang memiliki kuantitas atau kualitas yang bervariasi. Variabel adalah istilah kunci penelitian.

Setiap penelitian melibatkan variabel yang akan diukur. Variabel-variabel yang tidak jelas akan mempersulit peneliti dalam melakukan penelitian. Variabel adalah fokus dalam setiap penelitian. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang variabel penelitian, artikel ini akan mengulas tentang pengertian variabel penelitian, jenis, cara membuat, dan contohnya.

Variabel Penelitian

Dalam penelitian ilmiah, ilmuwan, teknisi, dan peneliti memanfaatkan berbagai metode dan variabel saat melakukan penelitian atau eksperimen. Dalam istilah sederhana, variabel mewakili atribut terukur yang dapat berubah atau bervariasi pada seluruh eksperimen, apakah membandingkan hasil antara beberapa grup, beberapa orang atau bahkan ketika menggunakan satu orang dalam eksperimen yang dilakukan dari waktu ke waktu.

Variabel adalah bagian yang disederhanakan dari fenomena kompleks yang ingin Anda pelajari. Kata variabel berasal dari kata dasar “bervariasi”, yang artinya perubahan dalam jumlah, volume, angka, bentuk, sifat atau jenis. Variabel-variabel ini harus dapat diukur, yaitu dapat dihitung atau dikenai skala.

Contoh variabel dalam mengkaji suatu fenomena yang kompleks, yang dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dipemahami, misalnya fenomena tentang perubahan iklim. Variabel yang berkaitan dengan fenomena tersesbut diantaranya yaitu permukaan laut, suhu, jumlah emisi karbon, jumlah curah hujan.

Variabel yang berkaitan dengan fenomena kejahatan dan kekerasan di jalanan, diantaranya yaitu jumlah perampokan, jumlah percobaan pembunuhan, jumlah tahanan, jumlah korban kejahatan, jumlah penegak hukum.

Pengertian Variabel Penelitian

Variabel secara umum dapat didefinisikan sebagai objek yang berbentuk apa saja yang ditentukan oleh peneliti dengan tujuan untuk memperoleh informasi supaya dapat ditarik sebuah kesimpulan.  Sedangkan secara teoritis, variabel penelitian diartikan sebagai suatu objek, sifat, atribut atau nilai dari orang, atau kegiatan yang mempunyai bermacam-macam variasi antara satu dengan lainnya yang ditetapkan oleh peneliti dengan tujuan untuk dipelajari dan ditarik kesimpulan.

Pengertian Variabel Penelitian Menurut Para Ahli

Adapun definisi variabel penelitian menurut para ahli, antara lain:

F.N Kerlinger

Variabel yaitu konsep yang mempunyai macam-macam nilai, dan variabel merupakan konsep yang sudah diubah.

Sutrisno Hadi

Variabel adalah variasi dari objek penelitian, misalnya saja tinggi manusia dan divariasikan dengan umur atau berat badan yang dimilikinya.

Suharsimi Arikunto

Variabel penelitian yaitu objek penelitian atau apa yang menjadi perhatian suatu titik perhatian suatu penelitian.

Sugiarto

Variabel merupakan karakter yang dapat diobservasi dari unit amatan yang merupakan suatu pengenal atau atribut dari sekelompok objek. Terdapat variasi antara objek yang satu dengan objek yang lainnya dalam kelompok tertentu.

Jenis Variabel Penelitian

Terdapat beberapa jenis variabel dalam sebuah penelitian. Secara garis besar, jenis variabel penelitian dapat digolongkan menjadi yaitu:

Berdasarkan fungsi dan penerapannya

Berdasarkan fungsinya terdapat 4 jenis variabel, diantaranya yaitu:

Variabel Bebas (Variabel Independen)

Variabel bebas merupakan variabel yang dapat mempengaruhi atau yang menjadi sebab-perubahannya atau timbulnya variabel terikat. Pada penelitian, variabel bebas sering disebut sebagai variabel stimulus, predictor, antecedent, variabel pengaruh, variabel perlakuan, variabel treatment dan variabel risiko.

Hal tersebut dikarenakan variabel bebas adalah variabel yang sifatnya bebas (tidak dipengaruhi variabel lain), sedangkan disebut sebagai variabel pengaruh karena variabel ini mempengaruhi variabel lainnya.

Variabel Terikat (Variabel Dependen)

Variabel terikat/tergantung merupakan variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas. Variabel dependen sering disebut juga variabel hasil, akibat, ataunjuga variabel tanggapan dan juga variabel jawaban.

Sugiyono (2009) berpendapat bahwa variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Variabel ini dikatakan sebagai variabel terikat karena dipengaruhi dan terikat oleh variabel bebas.

Variabel Moderator

Sugiyono (2009) berpendapat bahwa variabel moderator adalah variabel yang mempengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan antara variabel independen dan variabel dependen.

Variabel Kontrol

Variabel kontrol atau variabel kendali merupakan variabel yang perlu dikontrol, dipertahankan tetap, atau diacak sedemikian rupa sehingga pengaruh mereka dinetralisir, dikeluarkan atau disamakan bagi semua kondisi.

Berdasarkan klasifikasi variabelnya

Klasifikasi varibel berdasarkan bentuk isi materi dapat dibedakan menjadi 4 jenis yaitu:

Variabel Nominal

Variabel nominal merupakan variabel yang ditentukan berdasarkan proses penggolongan yang bersifat deskrit (saling pilah). Variabel nominal digunakan untuk membedakan bentuk data-data individual kedalam bentuk kategori.

Variabel Ordinal

Variabel ordinal merupakan variabel yang ditentukan berdasarkan jenjang, urutan atau ranking. Pada dasarnya variabel ordinal itu sama dengan variabel nominal, yaitu mengkategorikan data data individual, tapi pada variabel ordinal datanya dapat diurutkan datanya.

Variabel Interval

Variabel interval merupakan variabel yang tersusun dalam bentuk Interval. Interval adalah kelompok bertingkat dengan jarak tertentu.

Nadira berpendapat bahwa variabel interval merupakan variabel yang digunakan untuk mengurutkan data, hanya saja pada interval variabel, beda satu data dengan data selanjutnya sama dan memiliki arti/bisa di ukur (meaningfull). Nadira juga menyampaikan bahwa angka (o) tidak dapat mewakili angka tersebut. Maksudnya bahwa angka nol bukan berarti nilainya 0.

Variabel Ratio

Variabel ratio merupakan variabel dalam bentuk mirip dengan variabel interval (memiliki data interval), perbedaannya yaitu pada variabel Ratio dia memiliki data nol mutlak, dengan kata lain nilai 0 berati 0 mutlak.

Cara Membuat Variabel Penelitian

Terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan unutk menentukan variable penelitian :

Menentukan permasalahan utama

Misalnya permasalahan utama yang berkaitan dengan hasil belajar. Hasil belajar ini merupakan variabel terikat yang dijadikan inti penelitian kita.

Faktor permasalahan

Faktor permasalahan inilah yang berperan sebagai variabel bebas. Biasanya dalam penelitian tesis variabelnya minimal 2. Misalnya yaitu Hubungan Metode Ceramah dan Metode Kelompok dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP ‘X”. Contoh lain misalnya yaitu Pengaruh Metode Ceramah dan Metode Kelompok Terhadap hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP “X”.

Berdasarkan contoh tersebut variabel bebasnya adalah Pengaruh metode ceramah; Pengaruh metode kelompok. Sedangkan variable terikatnya adalah Hasil belajar Matematika. Hal yang penting untuk diingat adalah untuk menjelaskan “Pengaruh” menggunakan penghubung dengan variable terikat yaitu : ‘terhadap’ sedangkan untuk “Hubungan” menggunakan kata penghubung varibel terikatnya “dengan”.

Penentuan teori terhadap variabel yang digunakan

Variabel yang sudah kita tentukan, kita persiapkan dulu banyak atau tidaknya teori-teorinya yang relevan, termasuk juga banyak atau tidaknya pandapat para ahli. Misalnya pada penelitian tesisi, satu variabel minimal 10 teori.

Menentukan dapat/tidaknya penelitian dilakukan

Kita perlu menentukan apakah penelitian tersebut memungkinkan untuk kita lakukan atau tidak, dengan mempertimbangkan beragam hal termasuk lokasi/tempat penelitian, biaya yang dibutuhkan, dan sebagainya.

Contoh Variabel dalam Penelitian

Berikut inilah beberapa contoh yang bisa diberikan dalam variabel penelitian, antara lain sebagai berikut;

Contoh Variabel Bebas dalam Sebuah Penelitian

Untuk varible bebas dalam penelitian, contohnya sebagai berikut;

  1. Pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar, Variabel bebasnya yaitu motivasi belajar, karena motivasi belajar merupakan variabel yang akan mempengaruhi hasil belajar.
  2. Pengaruh perubahan posisi es batu terhadap kemampuannya mencair, Variabel bebasnya yaitu perubahan posisi es batu, karena perubahan posisi tersebut yang akan mempengaruhi kemampuannya mencair.

Contoh variabel terikat dalam Penelitian

Adapun untuk contoh varible terikatnya dalam penelitian, diantaranya sebagai berikut;

  1. Komitmen Kerja (Variabel Bebas/Independen); Produktivitas Kerja (Variabel Terikat /Tergantung/Dependen).
  2. Pemberian PR (Variabel Bebas); Hasil Belajar Siswa (Variabel Terikat).
  3. Perubahan posisi es batu (Variabel Bebas); Kemampuan es mencair (Variabel Terikat).

Contoh Variabel Moderator dalam Sebuah Penelitian

Sedangkan untuk varible moderator dalam penelitian, diantaranya adalah sebagai berikut;

  1. Hubungan suami dan istri akan semakin kuat jika mempunyai anak, dan akan semaikin renggang jika hadir pihak ketiga. ‘Anak’ merupakan variabel moderator yang memperkuat. Sedangkan ‘pihak ketiga’ merupakan variabel moderator yang memperlemah
  2. Hubungan semangat belajar dan hasil belajar siswa akan mengalami peningkatan apabila guru dapat menciptakan iklim kelas yang meyenangkan, namun akan menuruh jika guru tidak mampu menciptakan iklim belajar yang menyenangkan.’Guru dapat menciptakan iklim yang menyenangkan’ adalah variabel moderator yang memperkuat, sedangkan ‘guru tidak dapat menciptakan ikli, yang menyenangkan adalah variabel moderator yang memperlemah.

Contoh Variabel Kontrol dalam Penelitian

Adapun untuk contoh dalam variable kontrol dalam penelitian, diantarnya sebagai berikut;

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa SD Swasta dengan siswa SD Negeri, memerlukan adanya variabel kontrol misalnya usia, kelas siswa, pada materi belajar apa. Penentuan variabel kontrol tersebut untuk memudahkan dalam menentukan perbedaanya dan berfokus pada hasil belajar saja.

Contoh Variabel Nominal dalam Penelitian

Sedangkan untuk contoh variable nominal dalam penelitian, diantaranya;

Contohnya antara lain jenis kelamin (pria dan wanita), jenis pekerjaan (pekerjaan kasar dan pekerkaan halus), status pernikahan (kawin dan beluum kawin), jenis buku perpustakaan, nama benua untuk negara, dsb.

Contoh Variabel Ordinal dalam Penelitian

Khusus untuk contoh variable ordinal dalam penelitian, diantaranya;

  1. Urutan Kelompok Kota dengan kepadatan tertinggi (Kelompok Kota di Provinsi Jawa Tengah Nomor 1, Kelompok Kota Propinsi DKI Jakarta Nomor 2, dan seterusnya).
  2. Rangking Kelompok Siswa Kelas 6 SD (Kelompok C ranking 1, Kelompok B rangking 2, Kelompok D rangking 3, Kelompok A ranking 4).

Contoh Variabel Interval dalam Penelitian

Terkhir untuk contoh penggunaan intrumen penelitian dalam variable interval, diantaranya;

  1. Nilai belajar siswa “x” bukan berarti nilai “x” siswa siswa tidak bisa matematika sama sekali
  2. Suhu udara mencapai ‘0 drajat’ bilai ‘0 drajat’ bukan berarti tidak ada suhu sama sekali. Melainkan masih tetap ada suhu udaranya.

Penjelasan secara ringkas dari arenalomba tentang pengertian variabel penelitian menurut para ahli, jenis, cara membuat, dan contohnya sudah selesai. Semoga bahasan ini bisa berguna, ya. Bagi setiap pembaca yang sedang mendalami penelitiannya. Makasih,

About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Us

Twitter

/* Fetch any embeddable Twitter object from the OEmbed API */ let oembedResponse = await fetch(new Request('https://publish.twitter.com/oembed?url=https://twitter.com/jack/status/20')); let oembedTweet = oembedResponse.json();
shares